Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
�Mengatur� Negative Thinking agar Tak Sering Datang | SapaanBerita

�Mengatur� Negative Thinking agar Tak Sering Datang | SapaanBerita

Banyak lho, masalah yang timbul dari negative thinking. Mulai dari kesalahpahaman, permusuhan tanpa sebab, aksi provokasi, bahkan sampai perang saudara. Inilah mengapa negative thinking harus segera disapu bersih dari hidup kita. Pikiran negatif itu bukan hanya berbentuk prasangka buruk, tetapi juga kebiasaan mengingat pengalaman buruk, kebiasaan mencatat kesalahan orang lain, kekhawatiran berlebih, sikap obsesif, ambisius dan dendam.

Menyingkirkannya pun dibutuhkan tekad yang kuat. Karena negative thinking pada dasarnya adalah penyakit hati setiap manusia, jadi untuk menghilangkannya nyaris sama dengan melawan diri sendiri. Jika kita kesulitan membiasakan diri untuk berpikir positif, cobalah cara-cara berikut ini :

1. Metode 'salah tempat'
Sekali seumur hidup kita pasti pernah mengalami ini : entah bagaimana caranya kita berada di suatu tempat. Selama perjalanan mungkin kita melamun atau ngobrol dengan teman, sampai tidak menyadari mengapa kita berbelok ke arah yang salah. Atau ketika kita hendak mengunjungi seseorang di rumah sakit, ternyata kita salah kamar. Kita pun melihat kode kamar di pintu dan mengetahui bahwa ruangan yang kita masuki salah. Lalu kita pun berbalik dan menuju arah yang benar. Nah, hal ini bisa juga dimanfaatkan untuk menyingkirkan pikiran negatif.
"Life has many ways of testing a person�s will, either by having nothing happen at all or by having everything happen all at once."
- Paulo Coelho -
Ingat kembali mengapa kita bisa memiliki pikiran negatif. Mengapa kita begitu dendam, benci, khawatir, atau menilai buruk seseorang/situasi tertentu. Apa yang pernah terjadi? Perlukah kita marah sedemikian rupa? Tidak. Lihatlah sisi positif dari peristiwa tersebut, lalu kembalilah pada jalur yang benar.

2.Mengumpan
Semakin kita berusaha mengingat sesuatu, kita semakin lupa. Tapi, semakin kita ingin melupakan sesuatu, kita akan ingat. Kontradiksi ini bisa kita manfaatkan untuk menyingkirkan memori negatif yang sering menimbulkan dendam dan prasangka. Kita akan membaliknya: mengingat hal-hal negatif dan melupakan momen yang menyenangkan.
Ketika ada peristiwa negatif, kita harus selalu mengingatnya. Ingat juga keburukan setiap orang yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Tanpa kita sadar, sambil kita berusaha mengingat, otak kita juga mulai bersikap permisif pada keberadaannya. Semakin lama kita akan membiarkan kenangan buruk itu terus ada, lalu kita akan memaafkannya. Setelah kita memaafkannya, maka pikiran negatif kita sudah berubah. Belum menjadi positif, hanya menjadi lebih netral dan tidak lagi berpikir buruk.
"The power of positive thinking is like a car with a powerful engine that can take you to the summit of a mountain."
- Unknow -
3. Ungkapkan dalam puisi

Kita tidak harus menjadi penyair. Tetapi, ketika terjadi hal buruk, mendadak diri kita akan lebih puitis. Kita akan menuliskan hal buruk tersebut ke dalam kata-kata yang indah sekaligus menyayat. Bagi yang senang menulis saat sakit hati atau sedih, bisa mencoba metode puisi ini.

Richard Petty, seorang peneliti dari Ohio State University, mengamati perilaku para siswa yang diminta untuk menjelaskan tentang dirinya dalam selembar kertas. Ternyata banyak yang tidak puas dengan dirinya sendiri. Setelah menngungkapkan perasaan dan pikiran di kertas tersebut, sebagian ada yang merobek dan membuangnya. Nah, saat merobek dan membuang inilah seseorang juga membuang pikiran negatif dari dirinya.

Buanglah kertas puisi kita, sobek menjadi remah-remah, atau remas menjadi bola yang kusut, lalu buang dengan segenap tenaga. 
"When you have control over your thoughts, you have control over your life"
- Unknow -
4. Alihkan perhatian dengan kesibukan

Saat kita sibuk bekerja atau menyelesaikan tugas kuliah, kita akan lupa bahwa kita lapar, lelah, mengantuk. Kita juga lupa pada pertengkaran dengan pacar atau teman. Nah, hal ini perlu dimanfaatkan untuk menghilangkan negative thinking. Sibukkan diri kita dengan berbagai aktivitas, misalnya berolahraga, bekerja sambilan, membersihkan rumah, merapikan pakaian di lemari, ngobrol dengan teman, ikut acara kumpul komunitas, nonton teater, dan masih banyak lagi yang bisa dilakukan.
"Happy thoughts attract happy people into your life. Happy thoughts fill your life with happiness"
- Unknow -
Dengan mengikuti trik di atas, lama kelamaan kita akan menyadari bahwa negative thinking hanyalah bentuk penggunaan waktu yang sia-sia. Negative thinking adalah menyakiti diri sendiri tanpa kita sadari. Sadarilah bahwa masih banyak sisi positif dari setiap hal.
Hobi, Antara Kesenangan dan Makna Hidup | SapaanBerita

Hobi, Antara Kesenangan dan Makna Hidup | SapaanBerita

Moment menyebalkan itu pas kita lagi senang-senengnya melakukan hobi kita (entah membaca komik, travelling, atau main game), lalu ada seseorang nyeletuk �Buat apa sih, melakukan hal itu? Kan nggak ada gunanya?!� Hayo, siapa yang pernah mengalami hal serupa?
Image Credit By www.oxfordlearnersdictionaries.com
Ada yang tidak suka dengan hobi kita

Tapi sesebal apapun, kadang kita juga kesulitan menjawabnya. Mengapa kita senang melakukannya? Jawaban yang ingin kita sampaikan adalah �Ya, suka aja.� Tapi tidak bisa demikian. Karena kadang orang lain tidak akan paham tentang masalah perbedaan selera dan makna hidup bagi setiap orang. Kadang, sebagian orang menilai bahwa hidup itu harus bermanfaat buat orang lain. Hidup itu harus memiliki target yang jelas. Hidup itu harus dibuat sebaik mungkin. Hidup itu akan bermakna jika kita sudah jadi relawan dan memberikan banyak sumbangan ke korban bencana atau korban perang.

Wait, apakah orang yang punya hobi itu salah? Apakah orang yang punya hobi itu hidupnya tidak bermakna? Apakah orang yang punya hobi itu tidak peduli pada orang lain? Apakah orang yang melakukan hobi hanya menghabiskan waktu untuk hal yang tidak berguna? Apakah orang yang punya hobi sudah menjadi racun di masyarakat? Jawabannya tidak (dengan intonasi dalam dan mantap). Mengapa? Silahkan baca poin berikutnya.

Hobi = hak prerogative setiap manusia

Pada dasarnya, siapa sih yang menentukan hidup kita bermakna atau tidak? Apa standardnya? Apakah ada lembaga internasional yang mengurusi makna hidup setiap orang? Tidak, kan? Ada banyak cara untuk bahagia, dan setiap orang memiliki hak prerogative untuk memilihnya, tentu dengan catatan bahagia tanpa merusak kebahagiaan orang lain.

Karena memang bermakna-tidaknya hidup ini tergantung pada tiap individu. Lebih baik melakukan hobi dan menjadi bahagia dari aktivitas tersebut, daripada menjadi sukarelawan bencana yang bekerja karena terpaksa.

Image Credit By bisniskeuangan.kompas.com
Betul, hobi memang bisa jadi uang

Betul sekali, di satu sisi memang banyak orang yang sukses mengembangkan bisnis dan karir dari hobinya. Ada orang yang menjadi travel writer, ada yang menjadi fotografer, bahkan ada yang menjadi social media administrator dari kegemarannya nongkrongi socmed. Siapa sangka kegiatan yang sekilas tampak tidak bermakna ternyata bisa menghasilkan uang? Tapi, bukan itu poin utamanya. Poinnya adalah bahwa kita bisa melakukan sesuatu yang membuat kita merasa nyaman, ada atau tanpa hasil berupa uang.

Ini salah satu sebab Indonesia lamban berkembang

Di sisi lain, masih banyak juga orang yang meremehkan kekuatan hobi. Inilah yang menjadi salah satu penyebab Indonesia menjadi Negara yang belum maju. Ada orang yang senang menggambar komik animasi. Tapi, karena anggapan masyarakat bahwa menggambar komik adalah aktivitas orang kurang kerjaan, maka penghobi tersebut sudah putus asa untuk mengembangkan hobinya di Tanah Air. Ia pun merantau, mencari orang yang bisa menghargai karyanya. Kasus ini sudah sangat sering kita temui, dalam berbagai bidang.

Bagaimana hobi kita bermakna untuk orang lain?

Tidak selamanya orang yang suka main game itu hanya mengutamakan kesenangannya sendiri. Orang yang senang main game, lalu memiliki ide untuk menciptakan game, maka dia telah melakukan hal yang bermakna. Dia bisa menghibur orang lain dengan karyanya.

Orang yang punya hobi ngobrol, ngrumpi, bercanda, berbicara di depan banyak orang, bisa jadi bermakna dengan kemampuan menghiburnya. Rasanya kumpul dengan tetangga atau ibu-ibu kurang seru kalau tidak ada dia. Orang yang hobi memotret bisa membantu orang lain mengabadikan momen berharga mereka. Orang yang hobi belanja dan mengikuti trend fashion bisa menjadi trend setter atau kritikus fashion. Yang jelas, apapun hobinya pasti akan berguna selama itu bukan tindak kejahatan.

Jadi, mengapa harus punya hobi?

Masih bertanya untuk apa punya hobi? Baiklah. Singkatnya, hobi itu membuat hidup kita lebih tenang. Dengan melakukan hal-hal yang kita sukai, pikiran akan lebih tenang dan hidup lebih bergairah. Hobi membuat seseorang mudah menyesuaikan diri, utamanya dengan mereka yang memiliki kesamaan hobi. Hobi bisa mengembangkan keterampilan dan wawasan. Bahkan, hobi bisa membuat hidup satu atau banyak orang menjadi lebih baik.
Image Credit By support
Jadi, mulai sekarang kita sudah memiliki jawabannya. Tidak perlu lagi merasa bingung jika ada orang yang bertanya �Ngapain kamu melakukan hal seperti itu?� Mari kita lakukan apapun yang bisa membuat kita merasa bahagia dan menjadi pribadi yang lebih baik.
 
Cara untuk Meningkatkan Kreativitas | SapaanBerita

Cara untuk Meningkatkan Kreativitas | SapaanBerita


Image Credit By www.craftingconnections.net
Mungkin sekali waktu kita berpikir bahwa berdasarkan kreativitasnya, manusia itu dibedakan menjadi 2 : manusia kreatif dan manusia tidak kreatif. Manusia kreatif adalah mereka yang selalu memiliki ide, biasanya berkenaan dengan penciptaan sesuatu, yang entah bagaimana ternyata itu sangat bagus dan berguna.
Manusia tidak kreatif adalah mereka yang tinggal memakai dan menikmati saja. Apa yang ada, ya sudah itu yang diketahui. Tidak ada ide untuk menciptakan hal-hal baru, karena memang kreativitas itu adalah bakat sejak lahir. Jadi, kalau suatu kali kita ditanya �Kenapa kamu tidak bisa seperti itu?�, lantas kita menjawab �Ya, memang orang kan beda-beda.�
Tapi, bukankah sejatinya setiap orang memiliki bekal yang sama? Setiap orang memiliki bakat untuk menjadi kreatif. Tinggal bagaimana dari diri kita sendiri, apakah mau menjadi kreatif atau tidak. Dibutuhkan tekad yang kuat memang, dan ikuti sejumlah trik untuk meningkatkan kreativitas berikut ini :
1. Menyadari peluang

Kendala yang biasa terjadi adalah berpikir bahwa setiap orang memiliki peluang yang berbeda. Padahal kenyataannya tidak demikian. Setiap orang memiliki peluang yang sama. Hanya saja, tidak banyak orang yang mau menyadari itu.

2. Meniru

Ya, seseorang memang tidak bisa langsung menjadi maestro di bidangnya. Seorang penggubah lagu pasti tidak serta merta menemukan ciri khasnya. Di awal, mereka akan menyimak musik orang lain. Tahap selanjutnya adalah mulai meniru karya orang lain. Lambat laun, ia akan menemukan hal-hal yang belum dieksplorasi. Hal yang sama terjadi pada bidang lainnya seperti penulis dan teknologi.

Image Credit By imtoofancy.com
3. Mengambil kesempatan dari masalah

Tentu kita tidak sedang menari-nari di atas penderitaan orang lain. Justru kita akan menyelesaikan masalah mereka. Ada masalah apa di sekitar kita, yang belum ada solusinya? Teman-teman yang tidak bisa menyelesaikan skripsinya bisa dibantu dengan bimbingan tambahan atau jasa pengolahan data.

4. Brain storming

Harus rajin menguras semua ide dan kemungkinan, itu kuncinya. Sekonyol apapun, seaneh apapun, harus kita daftar semua ide itu. Di bidang teknologi, masih banyak sekali hal yang belum dimiliki tapi dibutuhkan. Misalnya, alat panen yang praktis tapi berukuran kecil, helm yang bisa menyerap keringat, atau alat penggenggam smartphone saat kita di toilet.

5. Konsistensi

Harus ada konsistensi dalam berkarya. Jika pada bulan Maret kita banyak menghasilkan karya, lalu kita menghasilkan nol di bulan berikutnya, mau kreativitas yang telah kita pupuk akan menguap. Orang yang sudah bisa kreatif dan menghasilkan banyak hal, cenderung semakin mudah menemukan hal-hal baru. Tapi, jika tidak dilanjutkan, kepekaan pada kreativitas akan hilang. Butuh waktu lama dan bahkan harus mulai dari nol lagi untuk membangun kreativitas itu.
Image Credit By inspirably.com

Image Credit By blog.design-seeds.com
6. Memanfaatkan sampah

Sampah bisa berarti barang-barang yang tidak terpakai. Bisa berupa ide-ide yang tidak jadi diwujudkan. Dan bisa juga berarti sebenarnya, yaitu benda yang dibuang karena sudah tidak memiliki nilai guna. Tetapi, selama masih bisa didaur ulang, maka selama itu pula ia memiliki nilai. Tumpukan sampah itu menunggu sampai ada orang yang cukup cerdik dan nekad untuk mengolahnya.

7. Useless product adalah kewajaran

Kecewa itu wajar. Ketika produk kita ternyata tidak diharapkan, tidak memenangkan kompetisi, atau tidak laku, itu wajar. Coba bayangkan, berapa baju dari pasa designer yang sia-sia tak terpakai. Banyak sekali. Tapi mereka tetap berkarya. Bahkan mereka belajar dari kegagalannya, untuk diperbaiki lagi.

8. Dasar pengetahuan

Mengapa ada orang yang menemukan pekerjaan �aneh� dan kreatif, sedangkan kita tetap bekerja yang itu-itu saja? Bagaimana bisa seseorang memiliki karir yang unik, belum pernah ada, dan bisa menghasilkan banyak prestasi serta nafkah? Tidak lain karena mereka memiliki pengetahuan yang lebih luas. Mereka tahu ada celah yang bisa menjadi lahan kreativitas.

Mulai sekarang, biasakan memaksimalkan aktivitas yang bisa memicu kreativitas. Rajin membaca, berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang, dan senang mengembangkan imajinasi akan membuat diri kita menjadi lebih kreatif lagi.
 
Siapa yang berani gagal, dialah yang berani sukses | SapaanBerita

Siapa yang berani gagal, dialah yang berani sukses | SapaanBerita

Saya terlahir dari keluarga  yang kurang harmonis, 47 tahun yang lalu. Kedua orang tua saya  sudah berpisah  sejak saya usia 2 tahun. Sejak usia itulah saya di rawat dan menjalani hidup dengan kakek dan uwa perempuan sampai  dengan sekarang. Di Usia 17 tahunlah saya baru mengetahui dengan dekat sosok seorang ibu kandung. Banyak hal yang bisa saya dapatkan dari perjalanan hidup tanpa orang tua kandung.
Pelajaran yang berharga dalam hidup tanpa sosok seorang perempuan yang telah melahirkan kita.Ya�seorang ibu yang kasih sayangnya setulus hati, tanpa mngenal lelah, dan selalu mendekap kita di kala kita haus dan lapar. Itu semuanya tak dapat saya rakasan. Yang ada hanyalah kasih sayang orang tua angkat yang secara kemanusian rasa kasih sayangnya berbeda dengan orang tua kandung sendiri.
Saya masuk SD pada tahun 1976 . SD yang saya masuki adalah SD swasta yang ada disekitar Cibadak yang sering di sebut Taman Muda yang dikelola oleh Yayasan Perguruan Tamansiswa. Dari SD tersebut saya melanjutkan ke tingkat SMP nya yaitu Taman Dewasa. Selama 9 tahun saya belajar ke Tamansiswaan Sejak duduk dari SD itulah mulai tumbuh keinginan dan cita-cita untuk menjadi guru. Setelah lulus dari SMP, keinginan saya adalah bisa masuk di SMA. Sayang orang tua angkatku tak mengijinkan untuk sekolah di SMA, terlalu banyak mengeluarkan biaya dan tak bisa langsung kerja, itulah alasannya.
Tak menyurutkan semangatku untuk bisa sekolah, saya masuk Sekolah Teknik di kota Sukabumi. Salah satu sekolah teknik negeri yang favorit sampai sekarang. Saya masuk jurusan listrik. Alhamdulilah selama 3 tahun berturut-turut saya mendapatkan beasiswa Supersemar, lumayan bisa membantu orang tua angkat untuk membiayai sekolah sehari-hari.
Tahun 1987 saya lulus dari STM Negeri Kota Sukabumi jurusan listrik. Cita-cita jadi guru semakin menggebu ketika itu, sayang tak bisa melanjutkan kuliah karena keadaan ekonomi orang tua angkat. Tapi, Allah SWT memberi jalan ketika itu. Sekolah tempatku dulu waktu SD menawarkan untuk menjadi pembina pramuka. Singkat cerita dari situlah awal saya menjadi guru. Sedikit demi sedikit saya belajar dan memberikan materi kepramukaan di dalam kelas. Di kegiatan kepramukaan saya digembleng agar menjadi sosok guru yang berkarakter. Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka telah memberikan pembelajaran hidup yang berharga dalam perjalan hidup saya. Akhirnya dari hasil menjadi pembina pramuka itulah saya bisa melanjutkan belajar di PGSMTP.  Dengan kemurahan ibu ketua yayasan saya (Almarhum Ibu Juniati Suhada) mengeluarkan  SK mengajar, resmilah saya menjadi sosok guru muda yang perlu belajar untuk menjadi sosok guru yang unggul.  Dari PGSMTP saya melajutkan lagi ke D-2 UT sampai bisa kuliah di perguruan tinggi dan mendapatkan gelar kependidikan S.Pd. Belum banyak prestasi yang bisa saya torehkan waktu itu, selain jadi guru kelas, PKS Kesiswan, PKS Kurikulum dan Ketua Bidang Pendidikan di Yayasan Perguruan Tamansiswa Cabang Cibadak.

Hari demi hari kehidupan mengalir seperti air, tepat hari Sabtu, tanggal 14 Agustus 1994 tepat di hari ulang tahun gerakan kepramukaan, saya menikah dengan sosok perempuan yang sampai dengan sekarang setia mendampingi  saya. Dari sosok perempuan inilah saya mengenal wanita. Dua anak sudah saya  di karunia bersamanya. Satu  perempuan dan satu lagi anak laki-laki (Krani Pratiwi dan Hammam Pratama Putra). Dari hidup dan keseharian inilah saya bisa belajar memaknai sosok seorang perempuan. Yah�dua sosok perempuan yang berharga dalam kehidupanku, yaitu Yani Sumanti sang isteriku, yang telah setia dan mengabdi selama 20 tahun dan putriku Krani Pratiwi yang sudah memasuki usia 19 tahun pada tanggal 3 Juni 2014 yang sekarang sedang belajar di UPI jurusan psikologi, dan putra bungsu kami Hammam Pratama Putra yang sekarang ini duduk di kelas VII di SMPN 3 Cibadak tempat mengabdiku sekarang.

Kurang lebih 17 tahun saya mengabdi menjadi guru Yayasan di Tamansiswa Cabang Cibadak, banyak hal yang saya dapatkan dari Tamansiswa, mulai dari mengenal sosok Suwardi Suryaningrat yang lebih terkenal dengan Ki Hajar Dewantara dengan ajaran sistem Amongnya yang menjadi semboyan dunia pendidikan kita yaitu Tut Wuri Handayani. Membaca biografi dan sepak terjang Ki Hajar Dewantara saya semakin termotivasi untuk menjadi guru unggul dengan membaca dan belajar dari guru-guru senior yang ada di Tamansiswa.

Tahun 2004, saya mencoba keberuntungan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil. Alhamdulilah pada saat pengumuman nama saya muncul. Tapi nasib menentukan lain waktu itu, di agenda setelah wawancara saya �digugurkan� dari CPNS karena alasan saya mengajar di sekolah swasta. Sakit dan sempat depresi waktu itu, bisa dibayangkan bagaimana suasana, kondisi dan perasaan yang saya alami ketika itu. Tapi dengan kesabaran dan menerima dengan ikhlas saya jalani keputusan itu. Satu tahun saya berintropeksi diri, belum waktunya mungkin untuk menjadi PNS.

Tahun 2005, tahun yang bersejarah buat saya, karena di tahun itulah sencoba dan berupaya kembali mengikuti seleksi PNS. Akhirnya dengan ridho Allah SWT, saya menjadi CPNS dengan tugas pertama kali di SMP Negeri 2 Simpenan kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi.
Dua tahun saya mengabdi dan bertugas di SMP Negeri 2 Simpenan yang berjarak 65 km dari rumah tinggal. Di SMP Negeri 2 Simpenen, saya belum bisa menjadi guru yang berprestasi dan membanggakan buat diri pribadi maupun keluarga.
1 Juli 2007, saya mutasi ke SMP Negeri 3 Cibadak. Sebuah sekolah yang letaknya dekat dengan rumah, kurang lebih 2 km dari rumah. SMP Negeri 3 Cibadak adalah sekolah yang cukup besar, nyaman, dan megah. Di SMP Negeri 3 inilah saya mulai �berprestasi� .

Tahun 2008 menjadi salah satu guru yang mendapatkan sertifikasi melalui jalur pendidikan dengan belajar selama 1 tahun di Universitas Negeri Yogyakarta. Tahun 2014 menjadi guru berprestasi peringkat I tingkat Kabupaten Sukabumi. Prestasi yang cukup membanggakan buat saya, karena tidak semua guru di Indonesia bisa mendapatkannya. Belajar selama 1 tahun di Universitas Negeri Yogyakarta telah merubah pola berpikir saya selaku guru, dari berpikir instan menjadi berpikir kritis dan kreatif. Semakin banyak ilmu yang saya dapatkan di UNY ketika itu. Mulai dari bagaimana proses pembelajaran dengan meggunakan metode, model,media dan cara mengajar yang inovatif.  Dari UNY inilah saya mengenal dunia maya melalui internet, salah satunya adalah bagaimana pembelajaran melalui blog.

Cobalah bertanya pada diri sendiri dan juga orang lain, siapa yang ingin sukses? Jawabannya pasti 100% menginginkannya. Jika kita balik pertanyaannya, siapa yang ingin gagal? so pasti tak akan ada yang menjawab saya ingin gagal,

Itulah realita yang tak terbantahkan. Semua orang berharap sukses dan tidak mau gagal. Seorang guru atau pekerja ingin sukses dengan pekerjaanya. Tugas bisa dituntaskan tepat waktu, target bisa dicapai atau bahkan di lampaui. Dan sebagai imbalannya karier bisa melesat. Gaji dan fasilitas yang diidamkan berhasil direngkuh.

Begitulah, kesuksesan adalah mimpi indah yang ditunggu-tunggu, sedangkan kegagalan adalah mimpi buruk yang dihindari. Tetapi benarkah kegagalan adalah sesuatu yang perlu di takuti?

Ingat masa kecil dulu, saat kita belajar mengendarai  sepeda? Ya, saat itu bersepeda adalah hal yang amat sulit. Harus menatap kedepan, harus memegang stang kendali erat-erat. Harus mengayuh pedal kuat-kuat. Harus begitu dan begini. Tetapi ketika aturan itu kita laksanakan hasilnya tetap sama, yaitu jatuh. Bukan hanya sekali bahkan berkali-kali. Tetapi aneh kita tidak jera. Kembali mencoba, kembali jatuh, mencoba lagi, jatuh lagi. begitulah terus berulang-ulang dan akhirnya bisa.

Sesungguhnya kita bisa bersepeda karena pernah jatuh. Kita pernah gagal tapi belajar dari kegagalan itu. Kegagalan adalah jembatan  keberhasilan. Sudah saya buktikan saat saya gagal jadi PNS tahun 2004 karena di zolimi. Belajar dari kegagalan tersebut tahun 2005, Alhamdulilah saya bisa jadi PNS sampai sekarang.

Sayanggnya, hari ini pesan dari pelajaran naik sepeda itu tidak lagi membekas. Bahwa hidup untuk bisa sukses harus belajar dari kegagalan dan hidup susah.

Coba simak catatan sejarah orang-orang besar dan sukses yang namanya harus dikenbang sepanjang masa. Mereka bukanlah orang-orang yang luput dari kegagalan. Kolonel Sanders, Albert Einstein, Thomas Alfa Edison, Abraham Lincoln, adalah orang-orang berhasil dan sukses yang pernah Gagal dalam hidupnya.

Jadi kegagalan tak perlu di takuti, Siapa yang berani gagal, dia yang berani Sukses ! 

Aktivitas Yang Jauh Lebih Seru Dari Mengecek Smartphone | SapaanBerita

Aktivitas Yang Jauh Lebih Seru Dari Mengecek Smartphone | SapaanBerita

Smartphone kini bagaikan dewa. Ya, siapa yang tidak menggunakan ponsel pintar di era �generasi nunduk� ini? Bahkan orang-orang yang pada dasarnya tidak membutuhkan fitur di dalamnya pun jadi latah dan merasa bahwa smartphone adalah benda yang super penting.

Sementara orang-orang sibuk mengecek smartphone-nya selama 3 jam sehari, para peneliti justru memberi saran untuk melakukan berbagai hal yang tanpa disertai smartphone. Temuan mereka mengatakan bahwa penggunaan ponsel secara berlebihan justru menghilangkan banyak hal yang jauh lebih menyenangkan. Mereka yang menggunakan smartphone secara intens memiliki tingkat stress dan depresi lebih tinggi. Ditambah lagi, mereka ini selalu merasa mudah cemas dan bingung.

Penelitian lainnya menyimpulkan bahwa secara umum teknologi smartphone dan tablet membuat perkembangan tubuh anak-anak menurun, bila dibandingkan dengan pola pertumbuhan anak-anak 20 tahun yang lalu. Anak-anak masa kini tidak banyak melakukan aktivitas fisik. Hal ini menjadi salah satu pemicu obesitas, stroke di usia muda, dan ketakutan menghadapi dunia luar yang nyata.

Semua temuan tersebut menunjukkan pada kita bahwa selain berdampak negatif pada pola komunikasi langsung dan keterikatan sosial, smartphone bisa berdampak negatif pada kesehatan, fisik maupun psikis.

Untuk mencegah semua resiko tersebut tentunya kita harus mengalihkan perhatian dan aktivitas pada kegiatan yang bisa dilakukan tanpa smartphone, tapi dengan makna dan tingkat kepuasan yang lebih tinggi.

1. Menjadi sukarelawan
Image Credit By bswllc.com
Tidak harus terjun langsung ke lokasi bencana. Mengumpulkan dan membuang sampah yang ada di pantai, mengajar Bahasa Inggris untuk anak jalanan, menyalurkan buku-buku ke taman baca, atau sekadar memberikan sumbangan untuk korban bencana, maka sudah bisa disebut sebagai sukarelawan. Setiap orang memiliki sensor dalam dirinya, yang akan langsung memberikan perasaan tenang setelah melakukan perbuatan baik bagi orang lain.

2. Menjelajah
Image Credit By robiat_fahlevie
Apa sih enaknya kepala terus menunduk, memandangi layar datar smartphone? Apa enaknya me-retweet dan like foto pemandangan di instagram? Semua kesenangan itu tidak akan lebih baik dari merasakan sendiri serunya menjelajah berbagai wilayah. Tidak perlu jauh-jauh. Jelajahi setiap pelosok pulau ini, yang belum pernah didatangi. Tidak ada pengetahuan yang bisa mengalahkan pengalaman langsung.

3. Tidur lebih lama
Image Credit By berkah2013.blogspot.com
Keasyikan menatap layar smartphone membuat mata lelah dan pastinya semakin mengurangi jam tidur, akibat lupa waktu. Mengganti 2 jam aktivitas bersama smartphone dengan tidur akan membuat pikiran lebih segar, terutama bagi orang yang sangat sibuk dan kurang tidur.

4. Quality time dengan orang-orang terdekat
Image Credit By denicha
Ada yang bilang teknologi membuat yang jauh menjadi dekat. Tapi di sisi lain, teknologi telah membuat yang dekat menjadi jauh. Lebih banyak berkumpul dengan keluarga, ngobrol dengan tetangga, dan hang out bersama sahabat akan meningkatkan ikatan keakraban dan kedekatan, jauh lebih erat dari sekadar memantau tweet orang lain.

5. Olahraga
Image Credit By zefanyaevan
Selain membuat tubuh lebih bugar dan sehat, olahraga akan melatih komunikasi dengan orang lain. Entah dengan orang yang kita temui di jalan saat jogging, instruktur dan rekan senam, ataupun teman-teman dari tim futsal.

6. Menulis dan membaca
Image Credit By travelblog.ticktab.com
Menulis keluhan di jejaring sosial bisa memicu masalah dan persepsi negatif dari orang lain. Sedangkan membaca sejumlah tulisan di socmed bisa memicu kesalahpahaman, lantaran media berita di internet banyak yang menyajikan informasi tidak mendidik dan tidak valid. Lebih baik mengungkapkan perasaan dan pendapat dalam sebuah jurnal. Membaca buku-buku yang bisa dipertanggungjawabkan isinya. Dua kegiatan ini akan meminimalisasi depresi dan kecemasan.

7. Berkesenian
Image Credit By irwanrosali
Berlatih drama, melukis, menari, membuat patung, atau sekadar doodling akan membuat otak kita lebih segar dengan ide-ide kreatif. Otak kanan pun bisa jadi lebih maksimal.

Banyak sekali hal yang bisa kita lakukan tanpa smartphone, dengan manfaat yang luar biasa. Mulai sekarang, mari biasakan diri untuk memanfaatkan smartphone seperlunya.
 
Cara Nabung Ala Freelancer | SapaanBerita

Cara Nabung Ala Freelancer | SapaanBerita

Ada sebuah cerita dari sepasang kekasih�yang perempuan dari Indonesia, sedangkan suaminya dari Kanada. Adalah freelancer, penulis dan fotografer alam liar; mereka mengamati kehidupan suku pedalaman dari berbagai daerah dan pelosok di dunia, tinggal bersama mereka, memotretnya, menulis laporannya, lalu menjual tulisan dan foto pada situs-situs dan media terkenal seperti National Geographic.
Cara kerja mereka bisa dibilang unik. 1 untuk 1, 2 untuk 2. Maksudnya, bekerja 1 minggu untuk hidup 1 bulan, bekerja 2 minggu untuk hidup 2 bulan. Lebih lanjut lagi, bekerja 2 bulan untuk hidup 8 bulan, bahkan kadang sampai 1 tahun. Mereka menghasilkan banyak uang hanya dalam 2 minggu, lalu sisa waktunya selama 6 minggu untuk jalan-jalan dan melakukan kegiatan lainnya.

Bagi mereka, buat apa bekerja lama-lama, berjam-jam duduk di kantor, pulang dalam keadaan capek, dan tidak bisa menikmati hidup. Kunci suksesnya bukan hanya dari bagaimana mereka bisa menghasilkan uang, tetapi bagaimana mereka menabung dan mengatur pemasukannya. Karena kalau orang boros sudah pasti bisa menghabiskan uang itu hanya dalam waktu 2 minggu atau 1 bulan.

Nabung bagi yang kerja kantoran sih simple, tinggal sisihkan uang tiap awal bulan. Dan kalau mau nabung tiap bulan itu tinggal masalah kemauan, mau nabung apa tidak. Begitu juga dengan yang sudah punya usaha rutin tiap bulan, misalnya punya toko, pabrik sepatu lukis, produsen aksesoris, dsb. Mereka cukup menyisihkan berapa persen dari pendapatan sebulan kemarin. 

Image Credit By glasscock.ride.edu
Nah, bagaimana dengan yang freelancer? Kerjaan belum tentu ada tiap bulan. Syukur-syukur kalau yang memakai jasa freelance terus ada. Bisa jadi, bulan ini dapat permintaan foto prewed sampai 6 kali, tapi bulan depan tidak ada sama sekali.

Para freelancer harus sangat jeli mengatur uang masuk dan keluar. Berikut ini beberapa cara menabung untuk freelancer :
1. Tabungan ala Laura Shin

Contributor forbes.com ini memberikan tips cara menyisihkan tabungan. Pertama, pekerja freelance harus menghitung berapa rata-rata penghasilannya tiap bulan, dan kapan dia akan kebanjiran job�karena ternyata freelance job itu ada yang musiman juga. Rencanakan juga, kira-kira bulan depan akan ada job atau tidak, bagi yang memungkinkan dilakukan prediksi. Setelah itu, buat rencana anggaran. Untuk apa saja pengeluaran tiap bulan. Pasti ada yang rutin dan kondisional.

Untuk menabung, seorang freelancer harus menyiapkan 3 post tabungan: tabungan emergency biaya hidup 5 bulan, tabungan hari tua, dan tabungan PPh. Sebagai freelancer, kita tidak tahu kapan akan �tidak laku�, jadi sebaiknya sisihkan uang untuk biaya hidup 5 bulan. Berbeda dengan pemilik kos-kosan atau toko yang masih bisa dapat uang sampai tua, freelancer harus menyisihkan uang untuk tabungan hari tuanya, setidaknya 20% dari pendapatan per bulan. Sisihkan juga uang untuk membayar PPh tiap bulan. Misalkan rata-rata PPh Rp 200.000, sisihkanlah Rp 300.000 per tahun. Laura Shin juga menggunakan jasa asuransi

2. Tips dari Steven Snell

Menurut Steven Snell, karena freelancer memiliki pendapatan yang tidak tentu setiap bulannya, maka yang harus dilakukan adalah membuat anggaran tetap tiap bulan. Jadi, misalnya penghasilan rata-rata Anda Rp 7.000.000 per bulan, maka buatlah anggaran rutin dengan total Rp 3.000.000 per bulan. Sisanya harus ditabung untuk: keperluan darurat, asuransi kesehatan, dan tabungan hari tua. Bisa juga dengan sistem presentase. Jadi menggaji diri sendiri dengan 50% pendapatan per bulan. Sisanya untuk ditabung. Buat beberapa akun tabungan dari bank yang berbeda. Setiap akun memiliki peran berbeda.

Pertama untuk keperluan belanja. 50% dari pendapatan ditransfer ke rekening ini. Dari rekening ini, boleh membuat credit card, kartu ATM, dan akun online shoping. Kedua untuk tabungan yang tidak boleh diambil. Di akun ini tidak boleh membuat kartu ATM ataupun credit card. Hanya boleh membuat akun deposito atau produk penyimpanan lainnya. Ketiga untuk transaksi. Di rekening inilah untuk menerima semua pemasukan dan menyimpan sebagian uang. Boleh menggunakan kartu ATM, tapi jangan credit card. Setiap bulan, transfer 50% penghasilan. Dari rekening ini, juga bisa membayar asuransi.

Sudah mendapat pencerahan tentang cara menabung yang tepat? Selamat menabung freelancer!


Sumber
Tips Menabung untuk Karyawan | SapaanBerita

Tips Menabung untuk Karyawan | SapaanBerita

Siapa bilang karyawan kecil tidak bisa menabung? Siapa bilang orang kantoran tidak bisa kaya? Salah besar jika ada yang berpikir dengan gaji kecil yang saat ini dimiliki, kita tidak bisa menabung. Apalagi jika saat ini masih single, menabung itu sudah pasti bisa dilakukan. Pada dasarnya banyak sedikitnya pengeluaran itu tergantung pada diri sendiri dalam mengelola keuangan. Kalau tidak bisa menabung, berarti ada yang salah dengan pola konsumsi kita yang tidak teratur. Jadi, mari diatur dari sekarang. Biasakan bisa menabung setiap bulan. Bagaimana caranya? Jangan khawatir, ada banyak opsi  mengatur keuangan yang bisa dipilih. Berikut beberapa di antaranya.

Formula 1234 

Image Credit By 9aja.com
Ini salah satu yang disusulkan oleh Maulia Mansuri dan kini sangat disarankan oleh para penasihat keuangan. Setiap bulan, berapapun gaji kita, aturlah dengan formula 1234. Maksudnya, masukkan gaji ke dalam bagian-bagian yang telah ditentukan besarannya, yakni: 10%, 20%, 30%, dan 40%. Untuk apa sajakah semua itu?

10% dari gaji setiap bulan untuk amal, 20% untuk hiburan, 30% untuk tabungan dan 40% untuk kebutuhan sehari-hari. 30% inilah yang sudah harus disisihkan setiap bulannya. Misalkan gaji seorang karyawan setiap bulan sebesar Rp 2.400.000, maka setiap bulan  karyawan tersebut akan memiliki tabungan sebesar Rp 800.000. Agar lebih aman, ambil porsi tabungan ini sejak gaji diterima, lalu langsung ditabung. Jika gaji diberikan secara tunai, segera masukkan ke bank. Jika gaji ditransfer, tranferlah ke rekening bank lain yang memang disiapkan untuk tabungan. Agar tidak mudah diambil, aturlah agar tabungan ini tidak ada kartu ATM-nya. Dengan demikian, kita tidak 'nakal' untuk mengambilnya sewaktu-waktu.
Jika pendapatan lebih dari Rp 5.000.000 dan masih single, sebaiknya tukarlah porsi tabungan dengan kebutuhan sehari-hari. Sehingga tabungan menjadi 40% gaji setiap bulan, sedangkan belanja sehari-hari cukup 30% saja. Jangan pernah berpikir jumlahnya tidak cukup, karena jika merasa tidak cukup berarti termasuk orang yang boros. Usahakanlah agar arus bisa cukup!

Mengapa harus ada pos amal 10% dan hiburan 20%? Pos amal untuk meningkatkan kepedulian sosial. Apapun agama dan keyakinan, pasti semua setuju bahwa orang-orang tidak mampu yang ada di sekitar kita itu harus dibantu. Jangan menunggu kaya untuk beramal, karena jika tidak sempat kaya, maka selamanya kita tidak akan beramal. 20% dana hiburan juga sangat penting. Kita sudah bekerja keras selama sebulan, jadi pantas untuk memberikan hadiah bagi diri sendiri. Bagaimanapun caranya, dana hiburan ini harus habis, entah untuk nonton, pergi ke taman hiburan, jalan-jalan ke luar kota, dan sebagainya. Hiburan juga akan mengurangi resiko stres akibat bekerja, jadi ini sangat baik untuk kesehatan.
"Save your money. You're going to need twice as much money in your old age as you think"
- Michael Caine -
Tips dari Safir Senduk

Safir Senduk dalam bukunya yang berjudul Siapa Bilang Orang Kantoran Tidak Bisa Kaya?  Memberikan banyak sekali tips praktis dan mudah diterapkan untuk bagi seorang karyawan. Memang ada beberapa yang perlu dipaksa, tapi kalau tidak begitu, bagaimana bisa menabung. Yang pertama, Kita harus menabung di awal. Jangan menabung di akhir. Kebanyakan orang berpikir, �Nantilah kalau ada sisa untuk ditabung.� Bagus kalau bisa menyisakannya, tapi kalau tidak bagaimana? Berpikir seperti itu akan menyebabkan kita tidak mempunyai tabungan sama sekali. Mau tidak mau, kita harus sudah menyisihkan tabungan di awal.

Image Credit By kinciakincia.com
Kedua, minta orang atau pihak lain untuk langsung memangkasnya dari gaji setiap bulan. Pada beberapa perusahaan, karyawan bisa meminta untuk ditabungkan atau disimpain sebagian, sehingga gaji yang diterima sudah berkurang. Selain itu juga bisa mengaturnya sendiri melalui tabungan berjangka, yaitu tabungan berupa penyetoran uang secara rutin setiap bulan dengan jumlah yang sudah ditentukan. Jumlah ini bisa diatur sendiri-sendiri atau sesuai penawaran bank. Memang seperti asuransi, tapi jangka waktunya lebih pendek. Dengan tabungan berjangka, dijamin kita akan menabung setiap bulannya. Setelah periode berakhir, kita bisa mengambil tabungan tersebut dengan ditambah bunga yang tentunya lebih besar dari tabungan biasa. Saran dari Safir Senduk, jika tidak ada rencana pembelian barang atau investasi lainnya, sebaiknya tabungan berjangka ini dilakukan terus.

Tips ketiga untuk menyisihkan uang adalah dengan memakai celengan. Jangan salah, celengan adalah tabungan yang bagus karena melatih kita untuk menyisihkan uang-uang receh yang sewaktu-waktu bisa digunakan. Tentu saja karena kita sudah bekerja, sistem celengannya pun berbeda. Bagi celengan ke dalam 2 jenis, celengan receh dan celengan kertas. Celengan receh untuk semua uang receh pecahan RP 500. Setiap kali ada uang receh Rp 500, langsung dimasukkan celengan. Untuk celengan kertas, kita bisa menentukan sendiri nominalnya, misalkan Rp 10.000. Jadi, setiap memiliki lembaran uang Rp 10.000, kita akan langsung  memasukkannya dalam celengan. Bayangkan, berapa yang sudah kita tabung jika menggunakan celengan ini.

Tips lain yang selalu disarankan adalah memanfaatkan berbagai produk investasi perbankan, seperti deposito, tabungan berjangka, reksadana, koin emas, dll. Tabungan ini lebih produktif dan menjamin kita untuk menyimpan uang. Selain tabungan produktif, siapkan juga tabungan dana darurat, agar sewaktu-waktu ketika ada masalah kita bisa memanfaatkannya. Asuransi sebaiknya mulai kita pertimbangkan sebagai bentuk tabungan dana darurat, misalnya asuransi dana pendidikan dan untuk kesehatan.
 
Inspirasi untuk Membawa Pengaruh Positif Bagi Kehidupan Orang Lain | SapaanBerita

Inspirasi untuk Membawa Pengaruh Positif Bagi Kehidupan Orang Lain | SapaanBerita

Pahlawan di masa kini bukanlah mereka yang melawan penjajah seperti di jaman penjajahan dulu. Pahlawan di jaman modern ini adalah mereka yang menginspirasi kita atas keberhasilan mereka dalam memanfaatkan sumber daya yang mereka miliki untuk membawa pengaruh bagi kehidupan masyarakat dan orang-orang di sekitarnya.

Saya percaya setiap kita memiliki potensi yang dapat kita gunakan untuk membawa pengaruh positif bagi kehidupan orang lain. Saya tidak melihat kesempatan seluas kesempatan yang kita miliki saat ini, dimana kemajuan teknologi dapat kita manfaatkan untuk memperluas jangkauan pengaruh kita. Social media seperti Facebook, Twitter, dan You Tube dapat kita gunakan sebagai sarana untuk membagikan ilmu, pengetahuan, dan informasi yang kita miliki. Selain berbagi ilmu, pengetahuan dan informasi, kita juga dapat menginisiasi sebuah kegerakan melalui social media.

Ada sebagian kecil orang yang mungkin namanya tidak kita kenal. Namun, mereka lah pahlawan masa kini yang menginisiasi sebuah perubahan dengan cara yang modern. Saya mencoba merangkum kisah mereka disini :

Image Credit By English Tips for You
Saya cukup sering menggunakan fasilitas gratis satu ini untuk menambah pengetahuan bahasa Inggris saya. Ketika harus menunggu atau belum bisa tidur, saya sering mengunjungi Twitter mereka @EnglishTips4U untuk menyimak pembahasan mereka. Selain menyimak timeline Twitter mereka, kita dapat mengikut pembahasan yang telah lewat di blog milik mereka. Let's learn better, faster, and for free!

Image Credit By Earth Hour Indonesia
Perubahan iklim yang begitu drastis merupakan ancaman bagi penduduk dunia. Kita dapat melakukan aksi kecil untuk mengurangi dampak negatif dari pemborosan energi. Earth Hour Indonesia mengadakan kampanye yang mengajak masyarakat untuk mematikan lampu dan peralatan elektronik yang sedang tidak dipakai selama 1 jam, pada setiap hari Sabtu di minggu ke-3 bulan Maret setiap tahunnya. Saya sangat setuju dengan motto mereka yang mengatakan bahwa aksi kecil yang dilakukan bersama-sama dapat berdampak besar untuk lingkungan. Perkembangan mengenai kegerakan ini dan tips untuk mengurangi dampak pemanasan global dapat kita ikuti melalui akun Twitter mereka.

Image Credit By Blood For Life
Komunitas ini adalah komunitas non-profit untuk membantu pendonoran darah bagi mereka yang membutuhkan darah. Bagi mereka yang tidak bisa mendonorkan darahpun bisa berkontribusi dengan membantu menyebarluaskan informasi kebutuhan donor darah atau memoderasi permintaan donor yang masuk setiap hari.

Kegerakan ini diprakarsai oleh Silly. Diawali dari mailing list, kegerakan ini berkembang sampai ke jejaring sosial. Kita dapat bergabung dalam kegerakan ini dengan melihat informasinya pada situs resmi Blood For Life.

Sumber 
Bagaimana Cara Melindungi Anak-Anak Dari Konten Dewasa yang Beredar di Internet? | SapaanBerita

Bagaimana Cara Melindungi Anak-Anak Dari Konten Dewasa yang Beredar di Internet? | SapaanBerita

Kemajuan teknologi membuat kita semakin mudah dalam mengakses informasi. Bukan hanya bagi para orang dewasa saja, anak-anakpun sudah bisa memanfaatkan internet untuk mencari informasi yang mereka perlukan. Misalnya seperti mencari cara untuk menyelesaikan level pada sebuah permainan online, atau bahkan mencari jawaban untuk tugas sekolah mereka dengan memanfaatkan fungsi search pada mesin pencari Google.

Seringkali kemajuan teknologi juga memiliki sisi negatifnya tersendiri. Semakin mudah seorang anak mengakses informasi melalui internet, semakin mudah juga seorang anak mendapatkan informasi yang mungkin tidak seharusnya ia dapatkan. Nah, bagi Anda para orang tua, mungkin Google Safe Search bisa menjadi salah satu alternatif untuk membantu Anda dalam melakukan pengawasan.

Apa itu Google Safe Search?


Google Safe Search berfungsi untuk membantu penyaringan konten dewasa dari hasil pencarian situs, gambar, dan video di mesin pencari Google.

Bagaimana cara mengaktifkan Google Safe Search?
  1. Kunjungi halaman pengaturan pencarian di www.google.com/preferences.
  2. Centang kotak kecil yang terletak di samping tulisan "Filter explicit results" untuk mengaktifkan Google Safe Search. Anda bisa membiarkan kotak tersebut dalam keadaan tidak tercentang jika Anda ingin menonaktifkan Google Safe Search.
  3. Pastikan Anda menekan tombol "Save" yang ada di bagian bawah halaman.
Image Credit By Angga Lim
Meskipun kita bisa memanfaatkan Google Safe Search untuk melindungi anak-anak ketika mereka melakukan browsing, seringkali perkembangan teknologi juga bisa menyebabkan kebocoran pada sistem yang dirancang oleh Google sendiri. Karena itu, tidak ada jaminan kalau semua konten dewasa akan tersaring meskipun Anda telah mengaktifkan fitur ini. Untuk itu, pengawasan dan penanaman nilai dari orang tua juga ikut berperan penting untuk melindungi anak-anak dari informasi yang tidak seharusnya mereka dapatkan di usia mereka yang masih dini.
 
Perlukah Melarang Anak Ber-Socmed? | SapaanBerita

Perlukah Melarang Anak Ber-Socmed? | SapaanBerita

Social media sepertinya sudah menjadi rumah kedua bagi para penggunanya. Berdasarkan situs marketers.com, di antara lebih 64 juta pengguna social media di Indonesia, sekitar 35% di antaranya adalah anak-anak dan remaja. Mereka sangat aktif menggunakan social media, seperti instagram, path, facebook, dan twitter. Begitu aktifnya, sampai-sampai kalau sehari tidak berkunjung ke situs-situs tersebut rasanya ada yang kurang. Bahkan ada juga yang menganggap dirinya terisolasi jika tidak bisa mengakses facebook dan twitter, padahal jelas-jelas dia masih dekat dengan keluarga, kerabat, dan tetangga.

Fenomena ini menarik perhatian banyak pihak, terutama para psikolog. Baru-baru ini di Washington diadakan 119th Annual Convention of the American Psychological Association. Salah satu pembicaranya adalah Dr. Larry D. Rosen, PhD, seorang professor psikologi di Universitas California. Katanya, laju perkembangan social media dan perannya dalam interaksi masyarakat tidak lagi bisa dikendalikan. Yang bisa  dilakukan oleh kita sebagai orang tua adalah mengetahui dampak positif dan negatifnya, lalu bersama-sama mengarahkan anak-anak untuk lebih banyak mendapatkan dampak positifnya saja.

Dalam sebuah diskusi bertajuk  �Poke Me: How Social Networks Can Both Help and Harm Our Kids�, Dr. Rosen menjelaskan bahwa kita tidak boleh buru-buru menilai social media sebagai pengaruh buruk. Seperti koin yang memiliki 2 sisi berlawanan, social media pun memiliki dampak baik dan buruk. Berikut ini dampak buruknya yang perlu diwaspadai :
  • Remaja yang menggunakan facebook menunjukkan adanya kecenderungan narsistik, sementara dewasa muda telah mendapatkan pengaruh buruk dari facebook yang membuatnya mengalami penyimpangan psikologis.
  • Pemanfaatan social media secara berlebihan setiap harinya memiliki dampak negatif pada anak-anak, puber, dan remaja, yakni membuat mereka mudah gelisah, depressi, dan penyimpangan lainnya yang membuat mereka rentan mengalami masalah di masa depan.
  • Facebook bisa memberi dampak negatif pada proses belajar. Sejumlah penelitian memperlihatkan bahwa pelajar yang mengakses facebook setidaknya 15 menit selama jam pelajaran sekolah, memiliki ranking yang lebih rendah.
Di sisi lain, ada juga pengamatan yang menunjukkan adanya pengaruh baik dari social networking tersebut, yaitu :
  • Dewasa muda yang cukup sering mengakses facebook memiliki tingkat empati secara virtual yang lebih tinggi.
  • Social media membantu anak-anak dan remaja introvert untuk bersosialisasi dari zona nyaman dan aman mereka, yakni melalui layar smartphone atau PC.
  • Social networking menyediakan perangkat yang bisa berguna untuk proses pengajaran dan bisa menarik minat para siswa.
Sampai saat ini, orang tua masih belum bisa melakukan kontrol perilaku dan kebiasaan yang berhubungan dengan social media, karena sebagian besar orang melakukan aktivitas social medianya dengan gadget. Di rumah, anak akan lebih banyak ber-socmed di kamarnya, zona aman yang tidak akan diganggu siapapun. Orang tua tidak bisa melarang anak tidak menggunakan gadget sama sekali, karena itu sudah jadi kebutuhan mereka untuk berkomunikasi dengan teman-temannya.

Image Credit By blogspotisme.blogspot.com
Sebaiknya, mulailah bangun kepercayaan dengan anak-anak. Percayalah bahwa anak cukup tahu dan dewasa untuk tidak mem-posting konten-konten yang tidak pantas dan bisa merusak dirinya. Bicarakan tentang penggunaan teknologi yang benar dan beretika saat sedang berkumpul dengan anak-anak di rumah. Percayalah bahwa dengan pengertian yang benar, anak-anak tidak akan terkena dampak buruknya. Katakan padanya bahwa kalau anak menemukan masalah dalam pertemanan melalui social meda, misalnya di-bully, bertengkar dengan temannya, atau berhubungan dengan orang asing yang tidak dikenal, Ia harus segera memberi tahu orang tua. Sampaikan bahwa keamanan, kenyamanan, dan keselamatan mereka lebih penting dari apapun. Orang tua juga bisa menggunakan referensi berita terkait agar mereka bisa lebih berhati-hati.
Dalam acara tahunan tersebut, Dr. Rosen juga menyarankan orang tua untuk mengikuti perkembangan teknologi modern agar bisa mengetahui dunia anak-anak. Orang tua harus mengetahui trend teknologi informasi, website dan aplikasi yang sering digunakan oleh anak-anak. Yang lebih penting lagi, menjaga komunikasi dengan anak. Pastikan kapanpun anak mengalami kebingungan, Ia akan memberi tahu orang tuanya. Perbandingan antara mendengar dengan berbicara yang dilakukan orang tua pada anak idealnya adalah 5:1. Jika bicara pada anak selama 5 menit, orang tua harus bisa mendengarkan pendapat atau cerita mereka selama 25 menit. Jangan jadi orang tua yang tidak peduli pada pendapat anak.


Sumber
Pertimbangkan Hal-Hal Ini Sebelum Membeli Rumah Impian! | SapaanBerita

Pertimbangkan Hal-Hal Ini Sebelum Membeli Rumah Impian! | SapaanBerita

Membeli rumah merupakan impian banyak orang. Rumah identik dengan tempat dimana kita dan keluarga atau orang-orang yang kita kasihi bisa berkumpul bersama, tempat kita beristirahat, tempat kita melakukan hal-hal yang kita sukai dan menghabiskan waktu setelah beraktifitas diluar. Sehingga sering kita dengar istilah �Home Sweet Home�, dan bukan merupakan hal yang aneh kalau pembelian rumah merupakan tujuan keuangan yang paling banyak diinginkan. Rumah juga merupakan aset terbesar yang dimiliki oleh seseorang karena value atau harganya yang tinggi terutama di lokasi-lokasi yang strategis. Karena harganya yang mahal maka pembelian rumah menjadi tantangan bagi sebagian besar orang untuk bisa mempersiapkan pembelian rumah yang sesuai dengan kebutuhan namun juga sesuai dengan kemampuan. Banyak hal yang perlu menjadi bahan pertimbangan dan dipersiapkan pada saat akan membeli rumah :

Image Credit By www.antarafoto.com
  • Nilai Rumah
Rumah nilainya naik seiring waktu, bahkan di lokasi-lokasi yang strategis/banyak diminati kenaikan harga rumah sangat tinggi. Perhatikan pemilihan lokasi rumah dan fasilitas umum yang ada disekitar rumah yang ingin dibeli (sekolah, pusat perbelanjaan, perkantoran, industri/usaha) karena akan mempengaruhi nilai rumah.

Image Credit By www.usahaproperti.com
  • Cara Pembelian
Membeli rumah bisa dilakukan secara tunai maupun kredit. Jika pembelian dilakukan secara kredit maka akan ada bunga yang dikenakan. Kredit rumah yang biasanya ditawarkan bersifat kredit jangka panjang yaitu 10 tahun, 15 tahun atau 20 tahun. Namun saat ini ada juga pilihan pembayaran cash bertahap dan ada pula yang menawarkan kemudahan uang muka/down payment bisa dicicil. Jika rumah ingin dibeli dalam jangka pendek (1-2 tahun) maka persiapan dana dilakukan dengan menabung, namun jika jangka panjang (diatas 3 tahun) maka bisa berinvestasi agar dana yang dialokasikan bisa berkembang.

Image Credit By www.kolomrumah.com
  • Sertifikat Rumah
Jika dibeli dari developer maka sertifikat rumah adalah SHM (Sertifikat Hak Milik) dan akan dipegang oleh bank/lembaga financing jika kita melakukan pembelian rumah secara kredit. Namun jika kita membeli rumah dari perorangan maka jangan lupa untuk melakukan pengecekan terhadap sertifikat rumah untuk memastikan keabsahan sertifikat dan tidak ada catatan seperti blokir, sita atau catatan lainnya.

Image Credit By www.citragardencity.com
  • Dana yang harus disiapkan
Pada saat membeli rumah yang perlu disiapkan bukan hanya uang sebesar harga rumah tersebut, namun biaya-biaya lainnya yaitu biaya yang terjadi pada saat proses jual beli mencakup biaya akta jual beli, BPHTB (Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan), biaya balik nama (jika dibeli dari perorangan bukan developer) , dan biaya-biaya yang harus dipersiapkan setelah rumah dimiliki yaitu pajak bumi dan bangunan/PBB, biaya operasional (listrik, air, telp), pembelian isi rumah/furniture dan perawatan.

Image Credit By www.futuredy.com
  • Kemampuan mencicil
Jika kita memilih untuk membeli secara kredit maka kita perlu memeriksa kemampuan mencicil atau batas cicilan yang sesuai dengan kemampuan kita. Idealnya cicilan utang maksimal 30% dari penghasilan kita, ini juga yang akan dicek oleh appraisal  bank pada saat kita mengajukan kredit. Kenapa dibatasi? Karena selain membayar cicilan rumah kita juga memiliki kebutuhan/pengeluaran lain yang harus dibayar jadi batas tersebut menjaga agar cicilan utang tidak menjadi beban. Jika kita sudah memiliki kredit lainnya seperti KPM (Kredit Pemilikan Mobil) maka porsi cicilan kredit mobil akan mengurangi porsi 30%, sehingga hanya sisanya yang bisa digunakan untuk cicilan rumah. Sebaiknya cicilan rumah jangan dilakukan berbarengan dengan cicilan mobil agar tidak memberatkan cashflow.

Image Credit By www.usahaproperti.com
  • Tujuan Penggunaan
Rumah bisa digunakan hanya untuk penggunaan pribadi/keluarga atau bisa dijadikan sebagai aset produktif dimana rumah bisa menambah penghasilan seperti disewakan/dikontrakan atau dijadikan tempat usaha. Tentukan tujuan penggunaan rumah sehingga kita bisa menikmati rumah yang dibeli dan mendapatkan manfaat sesuai yang diinginkan.

Image Credit By bisnis.news.viva.co.id
  • Kondisi Rumah
Kita bisa membeli rumah baru atau rumah orang lain. Kedua pilihan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Jika membeli rumah baru kondisi bangunannya baru, sesuai standard/belum dimodifikasi (jika dibeli diperumahan), namun jika kita membeli rumah orang lain terutama yang bukan diperumahan/dibangun oleh pemilik sendiri maka perhatikan dengan benar konstruksi bangunan, saluran air, instalasi listrik, dan hal-hal penting lainnya agar tidak ada masalah dikemudian hari.

Rumah yang kita beli dengan perjuangan akan menjadi aset kita dan keluarga jadi persiapkan dengan matang dan buatlah keputusan dengan bijak. Selamat membeli Rumah Impian!


Yosephine P. Tyas, S.Kom, MM, CFP�

Certified Financial Planner
 
Sudah Siap Membeli Mobil Impian? | SapaanBerita

Sudah Siap Membeli Mobil Impian? | SapaanBerita

Mobil saat ini bukanlah merupakan barang yang mewah, mobil menjadi satu kebutuhan untuk mobilitas yang tinggi. Namun adakalanya pembelian mobil bukan berdasarkan kebutuhan namun hanya keinginan atau ikut-ikutan. Padahal tanpa persiapan yang matang dan benar secara keuangan dalam banyak kasus mobil akhirnya menjadi beban terhadap kondisi keuangan. Ada beberapa hal yang perlu diketahui dan dipersiapkan terlebih dahulu yaitu :
  • Nilai Mobil
Image Credit By www.sidomi.com
Mobil nilainya turun seiring waktu/depresiasi dan penurunannya cukup signifikan untuk merk-merk mobil yang kurang populer/jarang penggunanya. Jadi perhatikan pemilihan merk & tipe, harga pasaran dan juga ketersediaan service dan suku cadang. Bandingkan beberapa pilihan serupa dikelas yang sama agar kita bisa mendapatkan mobil dengan kualitas dan harga terbaik dikelasnya.
  • Cara Pembelian
Image Credit By www.ummi-onine.com
Membeli mobil bisa dilakukan secara tunai maupun kredit. Jika pembelian dilakukan secara kredit maka akan ada bunga dan biaya-biaya yang dikenakan. Karena itu sebaiknya membeli mobil secara tunai agar tidak terkena bunga atau maksimal cicilan 2 tahun agar jika terkena bunga tidak terlalu besar, ingat nilai mobil turun seiring waktu. Jika mobil ingin dibeli dalam jangka pendek (1-2 tahun) maka persiapan dana dilakukan dengan menabung, namun jika jangka panjang (diatas 3 tahun) maka bisa berinvestasi agar dana yang dialokasikan bisa berkembang.
  • Dana yang harus disiapkan
Image Credit By www.kreditgogo.com
Pada saat membeli mobil yang perlu disiapkan bukan hanya uang sebesar harga mobil tersebut, namun biaya-biaya lainnya yaitu premi asuransi, service berkala, pajak kendaraan/perpanjangan STNK, perawatan, biaya operasional (bensin, tol, parkir), pembelian aksesoris/sparepart. Tanyakan dengan detail biaya-biaya yang harus dibayar sebelum membeli.
  • Kemampuan mencicil
Image Credit By www.bankingsense.com
Jika kita memilih untuk membeli secara kredit maka kita perlu memeriksa kemampuan mencicil atau batas cicilan yang sesuai dengan kemampuan kita. Idealnya cicilan utang maksimal 30% dari penghasilan kita, ini juga yang akan dicek oleh appraisal  bank pada saat kita mengajukan kredit. Kenapa dibatasi? Karena selain membayar cicilan mobil kita juga memiliki kebutuhan/pengeluaran lain yang harus dibayar jadi batas tersebut menjaga agar cicilan utang tidak menjadi beban. Jika kita sudah memiliki kredit lainnya seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah) maka porsi cicilan kredit rumah akan mengurangi porsi 30%, sehingga hanya sisanya yang bisa digunakan untuk cicilan mobil.
  • Tujuan Penggunaan
Image Credit By www.autoingrosstore.com
Mobil bisa digunakan hanya untuk penggunaan pribadi yang menambah pengeluaran/liability atau bisa dijadikan sebagai aset produktif dimana mobil bisa menambah penghasilan seperti disewakan atau dijadikan mobil operasional usaha. Tentukan tujuan penggunaan mobil sehingga keputusan membeli mobil lebih bijak.
  • Kondisi Mobil
Image Credit By www.carmudi.co.id
Kita bisa membeli mobil baru atau mobil bekas. Kedua pilihan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Jika membeli mobil baru kondisi mobil lebih terjamin karena kita adalah pengguna pertama, kita mendapatkan service gratis sampai dengan kilometer tertentu, dan biasanya ada banyak hadiah/promo pada saat membeli mobil baru terutama saat pameran mobil. Namun semuanya itu harus kita bayar dengan harganya yang lebih tinggi dibandingkan membeli mobil bekas. Tidak semua mobil bekas yang dijual karena kondisinya buruk, bisa jadi pemiliknya ingin mengganti dengan mobil yang baru atau karena butuh uang. Karena itu jika ingin membeli mobil bekas sebaiknya dari tangan pertama dan cek kondisi mobil, tahunnya jangan terlalu lama sebaiknya tidak lebih dari 5 tahun, kecuali bagi anda yang memang menyukai mobil tahun lama. Mobil bekas harganya bisa jauh lebih murah dibanding mobil baru, karena pada saat mobil dibeli dan keluar dari dealer nilainya juga langsung turun. Jadi jika kita pandai memilih kita bisa mendapatkan mobil bekas, dengan harga dan kualitas yang bagus. Jika kita tidak mengerti mobil atau mengenal seseorang yang mengerti mobil maka sebaiknya membeli mobil baru, karena ada mobil yang dijual pemiliknya karena mobilnya sudah sering mogok, pernah kecelakaan, atau karena masalah lainnya.

Semoga tips yang diberikan bermanfaat dan bisa dipraktekkan, sehingga pembelian mobil benar-benar sesuai dengan kebutuhan, kondisi keuangan dan bahkan bisa menjadi aset yang produktif!


Yosephine P. Tyas, S.Kom, MM, CFP�

Certified Financial Planner


Sumber 
Cara Simple Mempertahankan Hubungan dengan Pasangan | SapaanBerita

Cara Simple Mempertahankan Hubungan dengan Pasangan | SapaanBerita

Menjalani hubungan untuk waktu yang lama dengan pasangan merupakan hal yang paling diinginkan dan diimpikan oleh semua orang. Akan tetapi, dalam jangka waktu tertentu pasti datang godaan yang menghampiri dan memungkinkan untuk berpengaruh pada keharmonisan hubungan dengan pasangan. Demi menghindari hancurnya hubungan dengan pasangan, diperlukan tindakan dan/atau sikap yang dapat membuat hubungan tersebut tetap langgeng dan harmonis. Pada artikel kali ini saya akan membahas cara-cara simple yang mungkin terlupa, padahal dapat dengan mudah dilakukan oleh setiap pasangan dalam mempertahankan hubungannya supaya tetap harmonis.

Image Credit By nadiaingridaaa
1.    Jujur dan saling percaya.
Kejujuran merupakan kunci utama dalam mempertahankan hubungan dengan pasangan kita. Dengan kita berkata jujur pada pasangan, rasa saling percaya akan tumbuh dengan sendirinya. Apabila rasa saling percaya telah tumbuh dan tertanam dengan kuat, maka kita tidak akan lagi berfikiran negatif kemudian menuduh dan menaruh rasa curiga terhadap pasangan kita. Jangan pernah mencoba sekalipun berbohong dengan pasangan, karena pada waktu mendatang pasangan mungkin tidak akan mempercayai lagi apa yang anda ucapkan. Saling jujur dan percaya juga sangat bermanfaat bagi pasangan yang sedang menjalankan hubungan jarak jauh (Long Distances Relationship). Kesulitan dalam berkomunikasi secara langsung (face to face) memungkinkan untuk mempengaruhi kualitas hubungan, namun dengan adanya kejujuran dan kepercayaan dari masing-masing individu maka jarak yang membentang jauh pun dapat diatasi dengan baik.

2.    Saling terbuka dan tulus.
Keterbukaan terhadap pasangan penting untuk dilakukan. Dengan bersikap saling terbuka dengan pasangan, maka pasangan akan lebih mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dimiliki. Berusahalah untuk menerima dengan tulus kekurangan dan/atau keburukan yang dimiliki pasangan, jangan sampai mengumbar atau menyebarluaskan hal tersebut kepada orang lain. Selain itu, usahakan juga untuk menceritakan hal sekecil apapun pada pasangan. Jangan sampai masih ada rahasia yang disimpan dari pasangan. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang mengakibatkan retaknya hubungan kita dengan pasangan di masa mendatang. Namun bila ada kemungkinan beberapa hal yang tidak dapat disampaikan oleh pasangan kepada kita, beri waktu dan ruang sejenak pada mereka, jangan terlalu memaksa untuk ingin tahu sampai mengganggu privasi mereka.
 
3.    Saling setia.
Selain kejujuran, kepercayaan dan keterbukaan terhadap pasangan, kesetiaan juga merupakan faktor penting dalam mempertahankan hubungan dengan pasangan. Terkadang kesetiaan juga menjadi tolak ukur untuk mencari pasangan. Yang dapat dilakukan adalah dengan berusaha untuk terus menjaga perasaan pasangan (tidak menyakiti hati pasangan) dan tidak mencoba untuk menjalin hubungan romantis dengan orang lain (terutama lawan jenis). Apabila kita didekati oleh seseorang, beri ketegasan bahwa kita telah memiliki pasangan. Jangan pernah mencoba untuk menutupi hubungan kita dan pasangan kepada orang lain (terutama yang mencoba mendekati kita) dan bahkan jangan pernah berfikiran untuk menghianati pasangan kita.

4.    Menjaga cara bicara.
Menjaga cara bicara juga dapat menjadikan hubungan kita dengan pasangan tetap harmonis. Yang termasuk di dalam menjaga cara bicara adalah pemilihan kata-kata dan intonasi saat pengucapan kata. Pikirkan baik-baik sebelum kita berbicara dengan pasangan. Pilihlah kata-kata yang baik serta gunakan nada yang halus dan sopan ketika berbicara. Jangan sampai kita menyakiti atau menyinggung perasaan pasangan kita dengan berkata yang tidak sopan dan kasar ketika berkomunikasi baik itu komunikasi langsung maupun tidak langsung.
 

Image Credit By nadiaingridaaa
5.    Ucapkan �Aku Mencintaimu� atau �Aku Menyayangimu�.
Terkadang kita mulai tidak ingat atau bahkan lupa untuk mengucapkan kata �Aku Mencintaimu� atau �Aku Menyayangimu� terhadap pasangan jika kita telah lama menjalin hubungan. Nyatanya hal ini cukup penting untuk dilakukan dalam menjaga keharmonisan sebuah hubungan. Mungkin terlihat biasa saja, tapi sebaiknya kata-kata �Aku Mencintaimu� atau �Aku Menyayangimu� sering diucapkan agar pasangan mengetahui isi hati kita yang sebenarnya bahwa yang ada di dalam hati serta pikiran kita adalah pasangan kita (the only one atau the one and only) dan bukan orang lain. Sebaiknya pengucapan kata-kata tersebut tidak hanya dilakukan pada suasana romantis saja, tapi juga dilakukan setiap hari, misalnya saja saat akan tidur, ketika bangun tidur atau mungkin sebelum mengakhiri telepon dengan pasangan.
 
Sekian cara-cara simple yang dapat dilakukan untuk mempertahankan hubungan kita dengan pasangan. Cara-cara yang saya sebutkan di atas mungkin terlalu umum dan sudah banyak yang mengetahui, tapi pengaplikasiannya belum maksimal. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu setiap pasangan untuk menjaga keharmonisan hubungan mereka. Terima kasih sudah membaca artikel ini.
 
Belajar Memberi Meski Belum Kaya | SapaanBerita

Belajar Memberi Meski Belum Kaya | SapaanBerita

Kepuasan itu relatif. Terkadang kita masih merasa belum cukup juga, meski pendapatan selalu meningkat dari waktu ke waktu. Kalau didatangi orang yang minta sumbangan, kita lantas berpikir �Buat saya sendiri saja masih kurang, bagaimana mau memberi orang lain?�

Sama seperti kepuasan, kemampuan itu juga relatif. Buktinya, banyak orang yang bisa beramal meskipun Ia tidak kaya dan dari segi ekonomi dia berada jauh di bawah kita. Coba simak perjalanan Kakek Asrori, Nenek Yati, dan Chen Shu-Chu berikut ini.

70 bungkus nasi dari kakek 91 tahun

Image Credit By sosok.kompasiana.com
Berawal dari akun Facebook milik Fajar Ali Imron Rosyidi, nama Kakek Asrori mulai dikenal publik secara luas. Awalnya tanggal 28 Februari 2014, Fajar mem-posting sebuah foto, disertai narasi yang cukup panjang. Ia menjelaskan bahwa ada seorang tetangganya yang setiap hari Jumat selalu membagikan 70 bungkus nasi kuning pada orang-orang di jalan. Usianya sudah 91 tahun, tetapi semangatnya untuk berbagi sangatlah besar. Setiap bulan, Ia mengumpulkan uang agar bisa bersedekah.

Sehari-hari, kakek Asrori adalah seorang tukang pijat dengan penghasilan tidak menentu. Meski demikian, Ia berhasil menyisihkan uang Rp 400.000 agar secara rutin bisa melakukan kebaikan tersebut. Tidak ada imbalan apapun yang Ia dapatkan, selain kabahagiaannya karena sudah berbagi. Alhasil, sejumlah media akhirnya ramai membicarakan sosok ini. Begitu juga sebuah acara TV yang pada Mei lalu akhirnya mengupas profil Kakek Asrori, sekaligus mengundang lelaki yang hidup sebatang kara ini.

Pemulung yang menyumbang 2 ekor kambing

Image Credit By www.tribunnews.com
Lain lagi ceritanya dengan seorang pemulung yang bernama Yati dari Tebet, Jakarta. Selama ini, Ia merasa dirinya miskin karena hanya bekerja sebagai pemulung. Setiap Hari Raya Idul Adha, Ia selalu menerima daging. Ia pun malu dan bertanya pada diri sendiri �Kapan saya bisa berkurban juga?� Pertanyaan ini lalu dijawabnya sendiri dengan menabung.

Meskipun penghasilan Ia dan suaminya maksimal hanya Rp 25.000 per hari, Ia tidak patah arang. Bahkan agar bisa mendapatkan penghasilan yang lebih banyak, setiap hari Ia berjalan 10 km sambil membawa barang yang dipungutnya dari berbagai tempat. Penyakit asam urat dan pegal linu yang Ia derita pun tidak memupuskan semangatnya. Setelah 3 tahun, harapannya menjadi nyata. Tabungannya Ia belikan 2 ekor kambing gemuk�bahkan tergemuk dari 27 kambing yang saat itu dikurbankan di masjid kawasan Tebet tersebut. Siapa yang menyangka seorang pemulung miskin bisa melakukan ini�hal yang belum tentu bisa kita lakukan.

Tukang sayur penerima penghargaan

Image Credit By www.taiwaneseamerican.org
Di Central Market kawasan Tai-tung, ada seorang penjual sayur yang tetap berjualan, meski hari telah siang. Dia adalah Chen Shu-Chu, seorang wanita separuh baya yang mendedikasikan hidupnya untuk para pelanggan. Setiap hari, tak ada hal lain yang mengusik pikirannya selain kepuasan pelanggan. Bahkan ketika diminta untuk datang langsung menerima penghargaan ke New York, Ia berusaha menolak hanya agar tetap bisa melayani pelanggan seperti biasa.

Penghargaan? Ya. Wanita yang usianya hampir 60 tahun ini adalah peraih TIME Award tahun ini. Dari sayur yang dijual seharga NT $ 30 per ikat, ia berhasil menyumbangkan US $ 321.550 atau setara dengan sekitar Rp 37 milyar. Semua uang itu Ia donasikan untuk sekolah, menyantuni anak yatim dan memberikan sumbangan ke sejumlah panti asuhan.

Apakah dia orang kaya? Bukan. Ia bukan pengusaha tajir dan juga bukan keturunan orang kaya yang mewarisi banyak harta. Karena tidak punya uang untuk operasi, ibunya meninggal saat Ia masih kecil. Hal serupa dialami kakaknya yang meregang nyawa karena sakit. Bisnis berjualan sayur yang dijalankannya pun bukan usaha besar dengan puluhan karyawan. Ia bahkan memiliki lecet di kaki dan bengkak di sendi karena bekerja sendirian. Tapi kedermawanan lah yang membuatnya mampu menjadi salah satu dari 48 dermawan paling berpengaruh versi Majalah Forbes.

Apa yang bisa kita dapatkan dari ketiga kisah dermawan di atas? Ternyata mereka orang yang biasa saja, tetapi menjadi luar biasa berkat sifat dermawannya. Bahwa ternyata memberi itu tidak harus kaya, karena jika menunggu kaya, seumur hidup kita tidak akan pernah menjadi pemberi.